Gempa Mbay NTT Rusak 7.968 Rumah dan 744 Fasilitas Umum, Data Terus Bertambah
KUPANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTT menyatakan angka tersebut masih merupakan hasil pendataan sementara yang terus diverifikasi di lapangan. Kepala BPBD NTT Mahadin Sibarani mengatakan tim masih bekerja di sejumlah kabupaten terdampak untuk memastikan data yang masuk benar-benar menggambarkan kondisi warga.
"Pendataan kerusakan masih terus dilakukan di kabupaten terdampak. Angka ini merupakan data yang sudah masuk dan diverifikasi sampai batas waktu pelaporan," ujar Mahadin dalam laporannya yang diterima di Kupang, Selasa.
Lonjakan Data dalam Dua Hari: Dari 1.639 Rumah Menjadi 7.968 Unit
Laporan situasi sebelumnya pada 15 Agustus 2026 mencatat kerusakan baru mencapai 1.639 rumah dan 163 fasilitas umum. Dalam dua hari berikutnya, angka tersebut melonjak tajam menjadi 7.968 rumah dan 744 fasilitas umum yang rusak.
Peningkatan ini tidak terlepas dari meluasnya proses pendataan ke wilayah terdampak. Kabupaten Manggarai, Ngada, Nagekeo, dan Sikka menjadi fokus utama tim verifikasi di lapangan.
Fasilitas Umum dan Infrastruktur Ikut Terdampak Parah
Selain permukiman warga, gempa turut merusak berbagai fasilitas publik yang vital bagi masyarakat. Kerusakan infrastruktur ini berpotensi mengganggu layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan akses transportasi di daerah terdampak.
Mahadin menambahkan, tim di lapangan terus melakukan pendataan dan verifikasi terhadap bangunan yang terdampak. Pihaknya berkomitmen untuk memastikan data yang diperoleh benar-benar menggambarkan kondisi masyarakat di lapangan.
Penanganan dan Tindak Lanjut
Pemerintah daerah bersama BPBD masih fokus pada proses pendataan menyeluruh sebelum menentukan langkah penanganan lebih lanjut. Angka kerusakan yang terus bertambah menunjukkan skala dampak gempa Mbay yang cukup luas di wilayah NTT bagian tengah dan timur.
Masyarakat di wilayah terdampak diimbau tetap waspada terhadap potensi gempa susulan dan mengikuti arahan petugas di lapangan terkait evakuasi dan keselamatan.