KINGSTOWN — Insiden ini menjadi penembakan massal paling mematikan kedua dalam sejarah Saint Vincent dan Grenadines. Sebelumnya, lima orang tewas dalam penembakan di kawasan Harbour Club, Ibu Kota Kingstown, pada Juli 2023.
Penembakan di Green Hill terjadi hanya dua bulan setelah serangan bersenjata lain di Kingstown yang menewaskan tiga orang.
Pembunuhan Sepanjang 2026 Nyaris Setara Rekor Setahun
Sejak awal 2026, kasus pembunuhan di Saint Vincent dan Grenadines mencapai 39 jiwa. Angka itu tercatat dari populasi sekitar 110.000 jiwa.
Jumlah tersebut hampir mendekati 40 kasus pembunuhan sepanjang 2025. Dalam hitungan bulan, kekerasan senjata di negara kepulauan kecil itu nyaris menyamai rekor setahun terakhir.
Warga Duga Terkait Geng, Polisi Belum Konfirmasi
Warga setempat menduga penembakan di Green Hill berkaitan dengan aktivitas geng. Namun aparat penegak hukum belum mengonfirmasi dugaan tersebut.
Polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi mata untuk mendalami peristiwa itu. Belum ada informasi resmi soal penangkapan atau identitas pelaku.
Green Hill merupakan permukiman di Pulau Saint Vincent, bagian dari negara Saint Vincent dan Grenadines di kawasan Karibia.