YOGYAKARTA — Sostar Andaru Rinaldi membukukan total 700 poin dari 72 anak panah pada babak kualifikasi compound individu putra. Pemanah Indonesia itu mengumpulkan 349 poin di paruh pertama dan 351 poin di paruh kedua. Sepanjang kualifikasi, ia mencatatkan 34 kali nilai 10 serta 18 kali X.
Hasil tersebut menempatkan Sostar sebagai unggulan ke-25 pada fase eliminasi. Di babak 32 besar, ia berhadapan dengan Thirumuru yang menyandang unggulan ke-14 setelah mencatatkan 704 poin pada kualifikasi.
Selisih Empat Poin Jadi Modal India di 32 Besar
Thirumuru unggul empat poin atas Sostar dari hasil kualifikasi. Selisih itu menempatkan pemanah India tersebut pada posisi seeded lebih tinggi, sementara Sostar harus melakoni laga sebagai unggulan bawah.
Jika mampu melewati Thirumuru, Sostar akan melaju ke babak 16 besar yang dijadwalkan berlangsung pada hari yang sama pukul 08.55 waktu setempat. Jalur tersebut membuat ia berpeluang memainkan dua laga dalam rentang waktu sekitar 40 menit.
Liao Jiahao Pimpin Kualifikasi dengan Rekor Asian Games
Babak kualifikasi dipimpin Liao Jiahao dari China dengan 712 poin. Rekan senegaranya, Liu Jinyi, juga membukukan 712 poin dan menempati peringkat kedua, sedangkan Choi Yonghee dari Korea Selatan berada di posisi ketiga dengan 711 poin.
Liao dan Liu menyamai catatan rekor Asian Games 712 poin yang sebelumnya dibukukan Joo Jaehoon dari Korea Selatan pada Asian Games Hangzhou 2022. Capaian itu menandai pertama kalinya rekor tersebut disamai dua pemanah sekaligus dalam satu edisi kualifikasi.
Apa Peluang Sostar di Fase Eliminasi?
Posisi unggulan ke-25 membuat Sostar menghadapi lawan dari peringkat yang lebih tinggi pada babak pertama eliminasi. Format compound individu putra Asian Games 2026 menggunakan sistem gugur, sehingga satu kekalahan langsung mengakhiri perjalanan seorang pemanah.
Kualifikasi di Okazaki menjadi penentu seeding seluruh peserta sebelum fase eliminasi dimulai. Sostar menjadi salah satu pemanah Indonesia yang lolos ke babak 32 besar nomor compound individu putra.