VSCodium Alternatif VS Code Tanpa Pelacakan, Ekstensi Terbatas

Penulis: Redaksi
Jumat, 09 Oktober 2026 | 05:31:31 WIB

NAVIGASI.CO.ID — VSCodium menawarkan versi VS Code tanpa pelacakan data dan branding Microsoft, tapi pengguna harus rela kehilangan akses ke marketplace ekstensi resmi. Editor ini dibangun dari kode sumber yang sama, namun terhubung ke registry berbeda bernama Open VSX yang katalognya tidak selengkap milik Microsoft.

Bagi pengembang yang mengutamakan privasi, VSCodium menjadi alternatif menarik dari VS Code. Editor ini menghilangkan telemetri dan branding Microsoft, tetapi tetap mempertahankan lingkungan kerja yang familiar. Konsekuensinya, sejumlah fitur dan ekstensi yang biasa dipakai di VS Code tidak tersedia begitu saja.

Perbedaan mendasar terletak pada asal-usul kode. Sumber VS Code berlisensi MIT, sementara build resmi Microsoft membawa kustomisasi dan lisensi terpisah. VSCodium membangun ulang kode open source tersebut menjadi aplikasi siap pakai untuk Windows, macOS, dan Linux.

Yang Masih Sama dengan VS Code

Sebagian besar antarmuka VS Code tetap utuh di VSCodium. File explorer, command palette, split editor, dan terminal terintegrasi tersedia tanpa perubahan. Integrasi Git untuk meninjau perubahan dan mengelola commit juga berjalan normal.

Pengguna tidak perlu mempelajari shortcut baru atau mencari-cari posisi kontrol yang familiar. Berkas settings.json dan keybindings.json bisa disalin langsung, sehingga preferensi editor dan pintasan kustom ikut berpindah.

Fitur yang Hilang

VSCodium tidak menyertakan fitur Tunnels yang berguna untuk mengubah PC desktop menjadi server yang bisa diakses dari laptop. Remote SSH masih bisa dijalankan dari terminal terintegrasi, tapi mengedit folder jarak jauh lewat editor memerlukan ekstensi.

Ekstensi Remote SSH milik Microsoft tidak didukung resmi di VSCodium. Sebagai gantinya, VSCodium merekomendasikan Open Remote SSH, meski pengalamannya tidak persis sama dengan ekstensi bawaan Microsoft.

Masalah Utama: Registry Ekstensi Berbeda

Panel ekstensi di VSCodium terlihat sama seperti di VS Code, tapi pencariannya mengarah ke Open VSX, bukan marketplace Microsoft. Developer yang mempublikasikan ekstensi di marketplace Microsoft tidak otomatis membuatnya tersedia di Open VSX.

Mereka harus mempublikasikan ulang secara terpisah, meski ekstensinya sebenarnya kompatibel di kedua editor. Ini terjadi karena marketplace Microsoft dibatasi hanya untuk produk dan layanan Visual Studio.

Open VSX menyediakan banyak alat populer seperti Prettier untuk format kode, ESLint untuk memeriksa JavaScript, serta Continue dan Cline untuk bantuan AI coding. Namun, ekstensi C/C++ milik Microsoft, Live Share untuk kolaborasi, dan Remote Development tidak ada di sana.

Pylance yang menyediakan dukungan bahasa Python di VS Code juga membatasi penggunaannya di build tidak resmi. VSCodium menawarkan alternatif seperti clangd untuk C/C++, Native Debug, BasedPyright untuk analisis Python, serta Open Remote SSH dan Open Remote WSL.

Solusi Sementara lewat VSIX

Jika ekstensi tidak tersedia di Open VSX, pengguna bisa memeriksa apakah developernya menyediakan berkas VSIX di GitHub atau halaman rilis resmi. Berkas paket tersebut dapat dipasang melalui opsi "Install from VSIX" di VSCodium.

Cara ini memungkinkan penggunaan alat asli tanpa menunggu penerbit menambahkannya ke registry lain. Tapi mengunduh paket tidak menghapus batasan bawaan ekstensi atau mengubah lisensinya.

Jika ekstensi mensyaratkan build resmi Microsoft, instalasi manual mungkin tidak berhasil. VSIX Manager mendukung pemasangan paket dari GitHub, rilis Forgejo, berkas lokal, dan beberapa registry sekaligus.

Bagi yang membutuhkan ekstensi dari berbagai sumber, alat ini memudahkan pengelolaan di dalam VSCodium tanpa harus menangani setiap paket secara terpisah.

Alternatif Lain

Pengguna yang mencari opsi berbeda bisa mencoba Zed yang dibangun di atas framework lain. Ada pula Neovim yang berjalan di terminal dan jauh lebih cepat, meski kurva pembelajarannya lebih curam.

VSCodium tetap cocok bagi yang ingin lingkungan VS Code tanpa telemetri, asalkan siap berkompromi soal ekosistem ekstensi. Ketersediaan alat yang lengkap di marketplace Microsoft menjadi alasan utama banyak pengembang bertahan di versi resmi.

Reporter: Redaksi