VATICAN CITY — Paus Leo XIV menyampaikan kabar tersebut secara terbuka kepada umat yang berkumpul di Lapangan Santo Petrus. Ia menjelaskan bahwa nodul di paru-parunya terdeteksi pada tahap yang sangat awal dan lokasinya terlokalisasi dengan baik. Temuan itu membuat tim medis merekomendasikan tindakan pembedahan guna mencegah komplikasi lebih lanjut.

Nodul paru merupakan pertumbuhan jaringan kecil berbentuk bulat atau oval di dalam paru-paru dengan diameter kurang dari 3 sentimeter. Deteksi dini pada kasus seperti ini umumnya memberi ruang penanganan yang lebih terkendali.

Nodul Terdeteksi Dini, Paus Ikuti Saran Dokter

Paus menuturkan dirinya memutuskan mengikuti rekomendasi para dokter yang menanganinya. Keputusan itu diambil setelah tim medis menilai pembedahan sebagai langkah paling tepat untuk mencegah risiko lanjutan.

"Para dokter menemukan nodul kecil di paru-paru saya. Nodul ini terdeteksi pada tahap yang sangat awal dan lokasinya terlokalisasi dengan baik," kata Paus Leo XIV, dikutip dari laporan portal berita resmi Takhta Suci, Vatican News.

Operasi dijadwalkan berlangsung di Rumah Sakit Poliklinik Agostino Gemelli, Roma. Rumah sakit itu memang menjadi rujukan perawatan medis bagi para pemimpin Takhta Suci selama bertahun-tahun.

Operasi Digelar Awal Pekan Ini, Pemulihan Sekitar Sepekan

Direktur Kantor Pers Takhta Suci Matteo Bruni mengonfirmasi jadwal tindakan medis tersebut saat menjawab pertanyaan para wartawan. Ia menyebut operasi berlangsung pada hari-hari pertama pekan ini.

"Operasi dijadwalkan pada hari-hari pertama pekan ini, dan perkiraan waktu pemulihan pascaoperasi adalah sekitar satu minggu," ujar Bruni.

Estimasi pemulihan sepekan itu menjadi acuan agenda Paus dalam waktu dekat. Selama masa pemulihan, sejumlah kegiatan yang melibatkan Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik tersebut diperkirakan menyesuaikan kondisi kesehatannya.

Paus Minta Doa Umat di Seluruh Dunia

Dalam kesempatan yang sama, Paus menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan spiritual yang mengalir dari umat. Ia juga memohon doa menyambut proses operasi dan pemulihannya.

"Saya berterima kasih atas kedekatan spiritual Anda semua dan menyerahkan diri saya dalam doa-doa Anda," tutur Pemimpin Tertinggi Gereja Katolik itu.

Pengumuman terbuka di hadapan ribuan umat saat doa Angelus menjadi penanda bagaimana Paus menyampaikan kondisi kesehatannya secara langsung. Umat di berbagai belahan dunia, termasuk Indonesia, menyimak pernyataan tersebut melalui kanal resmi Vatikan.

Reporter: Redaksi