BANTUL — Proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) di Sitimulyo, Piyungan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mulai memasuki tahap penyiapan lahan. Pekerjaan tersebut berlangsung sejak awal Oktober 2026 dan ditargetkan selesai pada Desember mendatang.

Nilai investasi proyek ini mencapai Rp 3 triliun. Sosialisasi proyek menyasar puluhan perwakilan warga sebagai bagian dari proses penyiapan lahan di kawasan tersebut.

Apa Itu PSEL Piyungan dan Mengapa Dibangun di Bantul?

PSEL merupakan fasilitas yang mengolah sampah menjadi energi listrik. Proyek ini berlokasi di Sitimulyo, Piyungan, Bantul, DIY.

Pemilihan lokasi di Piyungan berkaitan dengan keberadaan infrastruktur persampahan yang sudah ada di kawasan tersebut. Tahap penyiapan lahan menjadi bagian awal sebelum konstruksi dimulai.

Penyiapan Lahan Berjalan Sejak Oktober 2026

Pekerjaan penyiapan lahan dimulai awal Oktober 2026. Target penyelesaian tahap ini adalah Desember mendatang.

Puluhan perwakilan warga mengikuti sosialisasi proyek. Pelibatan warga menjadi bagian dari proses penyiapan lahan di Sitimulyo.

Investasi Rp 3 Triliun untuk Pengolahan Sampah Jadi Listrik

Nilai investasi proyek PSEL Piyungan mencapai Rp 3 triliun. Angka tersebut mencakup keseluruhan pembangunan fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik.

Proyek ini menyasar pengolahan sampah di kawasan Piyungan dan sekitarnya. Energi listrik menjadi output utama dari fasilitas tersebut.

Puluhan Perwakilan Warga Ikut Sosialisasi

Sosialisasi proyek menyasar puluhan perwakilan warga. Kegiatan ini berlangsung sebagai bagian dari tahap penyiapan lahan.

Pelibatan perwakilan warga menjadi jalur komunikasi antara pelaksana proyek dan masyarakat setempat. Tahap penyiapan lahan ditargetkan selesai Desember mendatang sebelum masuk ke tahap berikutnya.

Reporter: Redaksi