Breaking

Setelah IKM Tembus 89,76, Dody Ingatkan, Perkuat Koordinasi Lapangan

RE
Senin, 07 September 2026
Setelah IKM Tembus 89,76, Dody Ingatkan, Perkuat Koordinasi Lapangan

Bukan Klaim, Menteri PU: Angka Kepuasan Publik Bicara

Meta Deskripsi: Menteri PU Dody Hanggodo sebut IKM 89,76 bukti murni penilaian masyarakat atas transformasi pelayanan infrastruktur yang kian transparan dan akuntabel.

JAKARTA — Pencapaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang menembus angka 89,76 bukan hasil dari klaim sepihak pemerintah.

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, menegaskan bahwa tingginya skor tersebut merupakan suara murni dan penilaian objektif dari masyarakat sebagai penerima manfaat layanan infrastruktur.

Menurut Dody, angka kepuasan publik berkategori "sangat baik" ini membuktikan bahwa tranformasi pelayanan di kementeriannya berjalan di jalur yang benar.

Ia menyebut masyarakat sendiri yang merasakan serta menyuarakan perubahan, mulai dari kemudahan prosedur, kepastian persyaratan, hingga profesionalisme para petugas di lapangan.

"Hasil IKM sebesar 89,76 ini adalah suara langsung dari masyarakat, bukan klaim dari kami. Ketika publik yang menilai dan menyatakan puas, itu menjadi tolok ukur paling sahih bahwa kualitas pelayanan di Kementerian PU memang mengalami perbaikan nyata," ujar Dody Hanggodo, Kamis (3/9/2026).

Dody menjelaskan, lonjakan angka kepuasan tersebut dipicu oleh komitmen seluruh jajaran dalam memangkas birokrasi yang berbelit-belit.

Digitalisasi perizinan dan transparansi informasi publik yang diterapkan Kementerian PU terbukti mempermudah akses masyarakat dalam mendapatkan layanan serta mengawasi kinerja pembangunan.

Meski begitu, Dody menilai angka kepuasan yang tinggi ini bukan alasan untuk berpuas diri apalagi jumawa.

Sebaliknya, hal tersebut justru menjadi beban moral dan tantangan berat bagi seluruh jajaran Kementerian PU untuk terus mempertahankan serta meningkatkan mutu pelayanan.

Ia menekankan bahwa penilaian publik bersifat dinamis. Harapan masyarakat terhadap hadirnya infrastruktur yang andal, aman, dan berkualitas tinggi akan selalu meningkat, sehingga standar pelayanan pun tidak boleh melandai.

Oleh karena itu, Dody memastikan Kementerian PU akan terus terbuka terhadap berbagai masukan dan kritik membangun dari masyarakat.

Setiap pengaduan dan aspirasi publik akan dijadikan bahan evaluasi berkelanjutan demi membenahi kekurangan yang masih ada di lapangan.

"Masyarakat sudah berbicara melalui angka ini, dan tugas kami adalah menjaga kepercayaannya. Kami bertekad menjadikan nilai 89,76 ini sebagai standar baru untuk terus memberikan pelayanan infrastruktur yang berintegritas dan berdampak langsung bagi kesejahteraan rakyat," pungkas Dody.

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua