Marc Marquez Keluhkan Masalah Pengereman di MotoGP Austria, Gagal Pertahankan Puncak Klasemen
YOGYAKARTA — Marc Marquez menyebut masalah pengereman menjadi penyebab utama penampilannya tidak konsisten sepanjang balapan MotoGP Austria. Juara dunia tujuh kali itu mengaku kesulitan sejak lap pertama di Sirkuit Red Bull Ring.
"Kami cukup kesulitan pada pekan lalu. Kami mencoba untuk bisa tampil lebih cepat di balapan, tapi semenjak lap pertama, saya mempunyai isu mengenai pengeraman yang membuat semuanya terasa begitu menyulitkan dan menyusahkan saya untuk tampil konsisten," kata Marc Marquez dikutip dari laman Ducati Lenovo, Senin.
Pembalap bernomor 93 itu sebenarnya tampil menjanjikan di sesi kualifikasi. Ia merebut posisi pertama di starting grid.
Kehilangan Cengkeraman Saat Menikung
Masalah pengereman yang dialami Marquez berdampak langsung pada kemampuan motor Desmosedici GP miliknya saat memasuki tikungan. Ia kerap kehilangan cengkeraman sehingga sulit menjaga laju.
Kondisi tersebut membuatnya tidak mampu mengejar Pedro Acosta, Jorge Martin, Marco Bezzecchi, dan Ai Ogura yang finis di depannya. Marquez harus menerima hasil kelima di garis finis.
"Pada akhirnya kami mengamankan posisi kelima dan saya senang...Kami harus belajar dari kesalahan kali ini dan terus bersiap untuk menatap balapan di Motegi," ungkap pembalap asal Spanyol tersebut.
Jorge Martin Kudeta Puncak Klasemen
Hasil di Red Bull Ring berdampak besar pada peta persaingan juara dunia. Jorge Martin yang finis kedua berhasil menggeser Marquez dari posisi teratas klasemen pembalap.
Martinator kini memimpin dengan koleksi 306 poin, unggul 12 poin atas Marquez. Selisih tersebut menjadi modal penting bagi pembalap Pramac Racing itu menjelang seri-seri berikutnya.
Marquez menyatakan timnya akan mempelajari kesalahan di Austria sebagai bahan evaluasi. Fokus berikutnya adalah balapan di Sirkuit Motegi, Jepang.
Apa yang Harus Dibenahi Ducati Lenovo?
Masalah pengereman bukan persoalan sepele di MotoGP. Sistem pengereman yang tidak optimal memengaruhi stabilitas motor saat menikung dan kemampuan pembalap mempertahankan garis balap.
Ducati Lenovo memiliki waktu sebelum seri Motegi untuk menelusuri penyebab hilangnya cengkeraman pada motor Marquez. Perbaikan pada area ini menjadi kunci jika Marquez ingin kembali bersaing di puncak klasemen.