Breaking

KAI Pasang Portal Otomatis di 1.404 Perlintasan Sebidang, Anggaran Rp 1,1 Triliun Dikebut Hingga 2027

RE
Kamis, 24 September 2026
KAI Pasang Portal Otomatis di 1.404 Perlintasan Sebidang, Anggaran Rp 1,1 Triliun Dikebut Hingga 2027

JAKARTA — Direktur Utama PT KAI Bobby Rasyidin menyatakan pemasangan portal otomatis di 1.404 JPL tersebut sudah dianggarkan dan saat ini terus dilakukan di semua titik perlintasan sebidang. Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan pemerintah pusat maupun daerah untuk merealisasikan program tersebut.

"Target kami di tahun 2027 ada 1.404 JPL ini akan dipasang portal otomatis semua," kata Bobby dalam keterangan di Jakarta, Rabu (23/9).

190 Perlintasan Siap Beroperasi Setelah Sosialisasi

Dalam waktu dekat, sebanyak 190 JPL dengan portal otomatis akan mulai dioperasikan. Sebelum diaktifkan, KAI lebih dulu melakukan sosialisasi kepada masyarakat sekitar agar peralihan pengelolaan perlintasan berjalan tanpa gesekan.

"Kami juga sudah berkoordinasi dengan pemerintah, di mana ini sudah dianggarkan nilainya Rp 1,1 triliun untuk pemasangan portal otomatis di 1.404 JPL," ujarnya.

Warga Penjaga Perlintasan Swadaya Jadi Kendala Utama

Bobby mengakui penutupan JPL menghadapi sejumlah kendala, terutama dari masyarakat sekitar yang selama ini menjaga perlintasan secara swadaya. Sebagian dari mereka memungut uang dari pengguna jalan yang melintas.

"Terus terang hambatannya itu masyarakatnya, terutama JPL ini yang dioperasikan dari swadaya karena mereka memungut (uang) ketika ada yang melintas dan ini terus kami sosialisasikan," katanya.

KAI menyatakan terus mendorong sosialisasi kepada warga sekitar agar perlintasan sebidang dapat dibenahi. Tujuannya satu: menekan angka kecelakaan di titik-titik perlintasan yang selama ini rawan.

Perlintasan Sebidang di Daerah Jadi Perhatian

Program ini menyasar ribuan titik perlintasan sebidang yang tersebar di berbagai daerah, termasuk di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya yang memiliki jalur kereta padat. Pemasangan portal otomatis diharapkan mengurangi risiko kecelakaan akibat kelalaian pengguna jalan yang menerobos palang kereta.

Dengan anggaran Rp 1,1 triliun, KAI menargetkan seluruh JPL yang masuk daftar rampung paling lambat 2027. Percepatan pemasangan portal menjadi salah satu prioritas keselamatan perjalanan kereta api dalam beberapa tahun ke depan.

Sumber: jogja.antaranews.com

Berita Terkait

Lihat Semua

Berita Lainnya

Lihat Semua