Scaloni Sebut Laga Terakhir Messi di Monumental Jadi Perpisahan Paling Emosional
JAKARTA — Scaloni menyampaikan hal itu seperti diwartakan BeIN SPORTS pada Minggu. Menurutnya, laga kontra Benin bukan sekadar pertandingan persahabatan biasa, melainkan panggung penghormatan terakhir untuk kapten yang telah membawa Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar.
Messi memutuskan pensiun dari timnas setelah Argentina kalah dari Spanyol pada final Piala Dunia 2026. Keputusan itu menutup perjalanan panjangnya bersama La Albiceleste yang berlangsung lebih dari dua dekade.
Antusiasme Publik Argentina untuk Penghormatan Terakhir
Scaloni menggambarkan besarnya antusiasme publik Argentina yang ingin menyaksikan langsung laga perpisahan Messi. Menurutnya, kehadiran Messi selalu membawa dampak besar, bukan hanya kepada rekan-rekan setimnya, tetapi juga kepada lawan dan penggemar.
"Saya membayangkan bila ada lima Stadion Monumental, semuanya akan penuh," ujar Scaloni.
Pelatih asal Argentina itu juga menyebut laga tersebut akan menjadi hari yang tak terlupakan. "Itu akan menjadi hari yang tak terlupakan," kata Scaloni.
Rekor Messi Sepanjang Karier Internasional
Messi akan mengakhiri karier internasionalnya sebagai pemain yang paling sering membela Argentina, yakni 208 kali. Ia juga pencetak gol terbanyak La Albiceleste dengan 125 gol.
Pemain berusia 39 tahun itu memegang sejumlah rekor dalam Piala Dunia. Messi menjadi satu-satunya pemain yang pernah tampil sebagai starter dalam tiga final Piala Dunia dan memiliki kontribusi gol terbanyak dalam sejarah Piala Dunia dengan 33, terdiri dari 21 gol dan 12 assist.
Puncak perjalanan Messi bersama Argentina terjadi ketika ia membawa La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022 di Qatar. Trofi itu melengkapi koleksi gelar internasionalnya setelah sebelumnya menjuarai Copa America.
Argentina Masuki Era Tanpa Messi
Argentina tengah memasuki era setelah Messi. Sejumlah pemain muda seperti Nico Paz dan Franco Mastantuono mulai menunjukkan performa menjanjikan dalam beberapa pertandingan terakhir.
Scaloni diperkirakan tetap menangani Argentina hingga Copa America 2028 dan mungkin berlanjut ke Piala Dunia 2030. Gelandang Enzo Fernandez menilai keberlanjutan Scaloni sangat penting bagi Argentina.
"Dia yang membangun tim ini. Kami harus terus bersaing di level tertinggi," kata Fernandez.